| 29 Oktober 2007
Yang namanya wisata, siapapun pasti suka. Salah satunya adalah acara Wisata Buku di pameran Pesta Buku Murah Jember 2007. Setiap harinya, tidak kurang 500-1000 siswa dari berbagai sekolah mengikuti program ini di lokasi pameran yang bertempat di Gedung Soetarjo, Jl. Kalimantan, Jember.Dengan tampilan ikon yang cukup memikat, yakni badut, dan dongeng Franklin dari penerbit sponsor, Kanisius, program ini semakin lengkap dan semakin akrab saja di kalangan siswa Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar.
Acara yang diselenggarakan Buka Buku Production wilayah Jawa Timur ini diresmikan oleh Pembantu Rektor III Universitas Jember, Jumat, 04 Mei 2007 silam dan dimeriahkan oleh tarian khas Jember, Can-Macanan Kaduk. Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Dinas Pendidikan, Kepala Perpustakaan, Kepala Departemen Agama, dan 150 tamu undangan lainnya.
Acara ini dibuka dengan simbolisasi kotak amal buku dan penyematan PIN oleh-oleh khas Jember, yakni PROL TAPEâ"PROduk Lama TApi Penuh Edukasi, kepada perwakilan siswa-siswi Taman Kanak-kanak hingga Perguruan Tinggi.
Pemeran yang mengusung tema âJember Terbina, Jember Membacaâ ini dimaksudkan untuk lebih mendekatkan buku ke masyarakat, serta mendukung pengembangan minat baca di Jember. Hal ini cukup penting dilakukan mengingat kota Jember adalah salah satu kota pendidikan di Jawa Timur.
Pameran yang berlangsung sejak tanggal 04-10 Mei 2007 ini terdiri dari 53 stan yang diikuti oleh berbagai penerbit nasional. Di antaranya adalah Bone Pustaka, Raja Grafindo, Pustaka Elba, Gramedia Direct Selling,(Surabaya) IBS, Mizan, MQS, Annisa (Bandung), Media Pressindo, Imam Grosir, Kanisius, Andi Offset, Diva Press (Jogjakarta) Sibuk Maind, TB. Syarikat, Dioma (Malang), Agromedia Pustaka Group, Trans Media Group, Buku Kita Distribusi, Niaga Swadaya, Ben Ayu, Aula Duna (Jakarta), Toko Buku Diskon TOGA MAS Jember dan TB Gramedia Jember. Selain itu, pertisipan lain yang ikut memeriahkan pameran ini adalah Radar Jember, LBB Pijar, LPM Tegalboto UNEJ.
Acara yang disuguhkan dalam pameran itupun beragam jenisnya. Mulai dari lomba Spelling Be untuk siswa-siswi SMP, lomba mewarnai untuk siswa-siswi TK dan SD, lomba debat SMU/SMK, Wisata Buku, bedah buku untuk umum dan mahasiswa, temu penulisâ"Moammar Emka, penulis Jakarta Undercover #3; Forbidden City dan Merlyn Sophian, penulis Perempuan Tanpa V, launching majalah Tegal Boto UNEJ, Seminar Jurnalistik (Tegalboto dan Asosiasi Pers Siswa Jember /APSJ), diskusi Gerakan Jember Membaca bersama Ra Wachidâ"salah seorang Kyai dari salah satu pesantren di Jember, Dainuriâ"koordinator sekolah kampung TK dan SD di Gluduk, Drs. Nur Hasanâ"pendiri sekolah gratis SMK Pertanian, talkshow Jember Bebas Buta Aksara bersama Sekolah Fungsional Keaksaraan, diskusi budaya Tengger, diskusi budaya pesisir, bursa naskah dan diskusi penulisan bersama Forum Editor Indonesia, lomba foto dan lain sebagainya. Tidak kurang dari 4000-9000 pengunjung hadir setiap harinya selama pameran berlangsung.
Sponsor yang digandeng dalam pemeran kali ini adalah Radar Jember, Toko Buku Diskon Toga Mas, Perpustakaan Daerah Kab. Jember, 11 radio lokal, kalangan dunia usaha, dan lain sebagainya.
Jember Terbina, Jember Membaca adalah sebuah langkah awal untuk memantik pengembangan minat baca dan wacana dunia buku secara lebih besar di daerah. Dengan dukungan media promo yang ada, pameran ini sekaligus menjadi ajang pembuktian bagi penerbit dan kalangan perbukuan akan potensi yang dimiliki kota Jember.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|



...
@ 2010 -